May 6, 2013
Indonesia memang kaya
akan berbagai suku dan budaya. Oleh karena itu, layaklah kalau Indonesia
menjadi salah satu tujuan wisata budaya bagi banyak turis dari
mancanegara. Selain kaya akan keindahan alam, ada banyak cerita
tradisional dan misterius yang banyak beredar di masyarakat bahkan
dipercaya sampai saat ini.
Salah satu kisah
misterius yang masih bertahan sampai saat ini adalah tentang keberadaan
Orang Bati. Bagi masyarakat dari Ambon, cerita ini mungkin sudah menjadi
cerita umum yang diketahui bagi banyak orang. Namun bagi masyarakat
luas, belum banyak yang tahu tentang cerita Orang Bati ini. Anda bisa
mengetahui lebih lanjut tentang cerita Orang Bati ini sekarang.
Siapakah Orang Bati itu?
Legenda Orang Bati ini berasal dari Pulau Seram, Ambon Maluku.
Menurut beberapa orang yang tinggal di sana, pernah ada makhluk
menyeramkan dan misterius yang tinggal di dekat Gunung Kairatu.
Bentuknya tidak seperti orang kebanyakan. Tubuhnya menyerupai manusia
namun memiliki sayap. Orang Bati dipercaya suka menculik anak-anak kecil
terutama pada malam hari. Anak-anak itu akan menjadi santapannya.
Cerita tentang Orang Bati ini memang
sudah lama ditulis oleh para misionaris Kristen pada abad ke 15 atau
sekitar abad 16. Dalam tulisan para misionaris tersebut dikatakan bahwa
makhluk menyeramkan tersebut sering menyerang desa di Seram hingga semua
penduduk merasakan ketakutan. Menurut cerita masyarakat pribumi,
monster ini akan diam di gunung pada siang hari dan akan menyerang pada
malam hari.
Cerita lain datang dari misionaris
Inggris Tyson Hughes yang pernah datang ke Pulau Seram pada tahun 1987.
Saat itu, dirinya membantu proyek perbaikan sistem pertanian. Pada
awalnya dia tidak terlalu percaya dengan keberadaan orang Bati namun
dari kisah penduduk, misionaris ini mulai menbenarkan keberadaan orang
Bati. Dia mengatakan orang Bati mirip dengan kelelawar besar yang
berekor sangat panjang.
Orang Bati di Negara Lain
Selain dikatakan bahwa monster yang satu
ini hidup di Pulau Seram, ternyata ada juga makhluk serupa orang Bati
di luar negeri. Di Vietnam dan Filipina, banyak ditemukan makhluk yang
bisa terbang dengan sebuah sayap yang sangat besar dan sering membunuh
ternak. Pada awalnya monster ini dianggap sebagai monyet terbang namun
lalu orang Bati dianggap sebagai hasil persilangan antara burung dengan
kelelawar.
Di Zambia, Afrika Tengah juga pernah
ditemukan makhluk besar yang suka terbang dan berbadan merah. Makhluk
tersebut juga sering disebut sebagai setan terbang. Keberadaan orang
Bati di Pulau Seram ini sampai sekarang masih menjadi legenda yang
setiap tahunnya selalu menjadi kepercayaan bagi masyarakat di Ambon.
Benar atau tidaknya orang Bati ini memang masih dipertanyakan. Namun
kita sebaiknya tidak menganggap hal ini sebagai sebuah ketakutan saja
namun anggaplah menjadi sebuah kekayaan budaya bagi bangsa yang patut
untuk tetap diceritakan kepada anak-anak kita nantinya.







0 komentar:
Posting Komentar